Showing posts with label 2020. Show all posts
Showing posts with label 2020. Show all posts

Wednesday, December 9, 2020

Pilkada Kota Semarang 9 Desember 2020

Fokus mulai dari 20 Oktober 2020 dengan visi-misi ingin punya bisnis dengan produk sendiri seperti buku-katalog (media cetak) dengan pendekatan kronologis dari penyusunan databasenya. Kedepan dari data online yang berisi daftar informasi disertai kisah sejarah unik dari tiap toko maupun owner sebagai narasumber maka juga terbentuk network atau jaringan kerja yang mampu menghubungkan serta menguntungkan semua pihak.

Data yang kami publikasi dan terbitkan pun harapannya bukan hanya sekedar menjadi data content advertorial atau materi katalog online akan tetapi sama seperti bisnis pendahulu yang sudah ada sebelumnya contoh seperti Yellow-Pages, semua data yang ada dan telah terkumpulkan bisa dicetak dalam bentuk buku yang informatif dan inspiratif. Semoga seiring dengan makin gencarnya strategi pemasaran Anda maka omset penjualan dan profit/ keuntungan bisnis Anda ikut naik pula.

HISTORIMEDIA juga sering terlibat dan ikut mendukung aktivitas jurnalistik, sehingga apapun informasi dan berita yang ingin anda sampaikan, kami akan turut melakukan sosialisasinya. Seupa dengan konsep advertorial, cara ini akan efektif dan efisien dalam strategi penjualan-pemasaran. Figur perorangan hingga perusahaan dalam interaksinya memerlukan upaya untuk membangun citra personal brand atau image perusahaan sebagai bagian dari kegiatan berkomunikasi.

Dalam kesempatan kali ini dalam Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) 9 Desember 2020, kami dari team historimedia.com mendukung Hendrar Prihadi melanjutkan kepemimpinannya sebagai Walikota Semarang. Semoga di kota ini, tempat kami bertumbuh, mengalami proses, dan merintis upaya dari perorangan menjadi komunitas hingga berharap menjadi organisasi yang besar ikut optimis dalam kepemimpinan beliau.


Siapapun boleh berkontribusi advertorial, berita, informasi, ulasan/ review sekaligus promosi produk, kami akan membantu publikasi materi yang sudah ada tersebut (copas). Kalau data tersebut disampaikan dengan kisah yang kronologis (storytelling) maka akan lebih lama tersimpan di memori costumer, dan kalau sesuai dengan visi-misi kami kelak mungkin dari online (softcopy) akan diterbitkan dalam media cetak (hardcopy) berupa buku, semoga bermanfaat.

Wednesday, November 4, 2020

Solidaritas Burger King

 

Burger King internasional di UK mengambil langkah mengejutkan yang mengundang ratusan ribu respons lewat unggahan di media sosial Twitter pada Senin (02/11/2020). Brand fast food tersebut meminta konsumen mereka untuk mendukung outlet fast food lokal selama pandemi COVID-19. Tidak terbatas pada Burger King saja tetapi juga berbagai merek lainnya seperti McD, KFC, Subway, Domino's Pizza, Pizza Hut, Five Guys, Greggs, Taco Bell, Papa John's, Leon, dst gerai makanan lain yang tentu masih banyak lagi untuk disebutkan satu per satu.

Langkah dan himbauan yang sama pun juga datang dari pusat kebijakan Burger King di Indonesia. Bahkan ajakan untuk tetap membeli makanan dari gerai lokal yang memiliki karyawan sangat membutuhkan pertolongan agar tetap dapat bertahan di masa sulit akibat pandemi covid 19. Kondisi sulit makin terasa karena pembatasan sosial berskala besar hingga lockdown akan membatasi pengunjung untuk datang. Beberapa tempat justru menutup tokonya sementara waktu dan jelas hal ini akan berimbas pula pada karyawan beserta keluarganya di rumah.

Solidaritas Burger King adalah momentum sekaligus pelajaran berharga sebab banyak tempat publik seperti Hotel, Bioskop, dan Mall yang sempat terhenti aktivitasnya. Bisa jadi ada PHK atau penghentian sementara bagi karyawan yang masih terikat kontrak yang berimbas pada gaji. Apabila tulang punggung keluarga terkena dampaknya mungkin bisnis yang dapat mereka lakukan adalah menjual makanan dan sehingga Burger King membuat himbauan semacam ini sesuai bidangnya.

Jadi ini adalah suatu dobrakan bahwa mereka memang membantu mempromosikan gerai lain tetapi secara tak langsung nama mereka justru bertambah harum. Kontribusi mereka merupakan perbuatan baik yang ditabur malah akan kembali pada diri mereka sendiri. Terbukti dari tren twitter hingga media massa besar ikut memberitakan cara yang tak biasa ini sebagai sesuatu yang luar biasa.

Intinya adalah solidaritas bahwa di masa sulit ini bukan saatnya bicara soal kompetisi tetapi juga intropeksi bahwa kita semua harus bertahan menghadapi masa sulit dengan tidak saling menjatuhkan justru harus saling menguatkan, sebab semua bakal terkena imbasnya.


Perjuangan Bisnis Era Pandemi ala Pizza Hut dkk

 

Pandemi Covid 19 tampaknya turut mengubah cara bisnis di tahun 2020. Adanya protokol kesehatan yang harus dipatuhi membuat restoran terpaksa menghilangkan opsi dine in untuk layanan mereka. Dan, selama ini diberlakukan, restoran-restoran hanya diizinkan melayani pesan-antar dan take out. Ini menjadi pukulan berat yang kembali harus dihadapi bisnis kuliner yang baru saja pulih dari pembatasan sosial berskala besar. Artinya akan ada pengurangan omset sekaligus pemasukan dan keuntungan yang ikut terpangkas.

Dampak selanjutnya tentu juga akan dirasakan oleh karyawan sehingga muncul pula kebijakan pemilik brand papan atas yang satu per satu sudah mulai turun gunung. Bila tadinya karyawan bekerja di tempat elite seperti supermall dan pusat keramaian maka banyak pula yang ditugaskan di pinggir jalan berlokasi strategis. Seperti yang pernah terlihat aktif dengan perubahan pola kerja ini adalah Pizza Hut di Kota Semarang. 

Selain perubahan pola dan tempat kerja, brand papan atas ini pun juga gencar memberikan harga promo bila dulu IDR 100K adalah harga untuk 4 loyang Pizza Hut maka hari ini yang terlihat harga diskon per loyang mulai dari Rp 16.500,- Ini menandakan mereka mulai berdarah-darah diatas sana dan mulai turun mencari pegangan, mereka yakin pasar bawah masih bisa untuk bertahan menyambung nadi kehidupan bisnis mereka yang porak poranda.

Badai pasti berlalu dan ibarat bermain bola untuk bisa memantul ke atas ia perlu didorong ke bawah bukan untuk menjatuhkannya tetapi agar ia semakin kuat dan termotivasi untuk mencapai puncak.

Followers