Showing posts with label Perubahan; Brain Storming - Kuantitas dulu. Show all posts
Showing posts with label Perubahan; Brain Storming - Kuantitas dulu. Show all posts

Tuesday, December 21, 2010

Perubahan; Brain Storming - Kuantitas dulu, baru kualitas

Apakah anda pernah mendengar tentang dalil 80/20..??? Yaitu, 80% keberhasilan kita datang dari 20% usaha kita. Pertama kali dinyatakan oleh ekonom italia vilfredo pareto pada 1879, dalil ini juga dikenal sebagai prinsip Usaha Terkecil.

Kita sependapat dengan dalil 80/20 itu untuk keberhasinal total di semua bidang kecuali uang. Jiika sampai pada masalah uang, kita percaya pada dalil 90/10. Coba kita memperhatikan bahwa 10 % dari orang-orang menguasai 90% uang yang ada. didunia film, 10% dari para actor menciptakan 90% dari uang yang di dapat. Coba perhatikan bahwa 10% dari para atlet menghasilkan 90% dari uang yang ada, begitu juga 10% dari
para musisi.

Dalil 90/10 yang sama juga berlaku di dunia bisnis, itu sebabnya nasihatnya pada para pebisnis adalah "jangan jadi orang biasa." Sebuah artikel di the Wall Street Journal belum lama ini menguatkan pendapat ini. Artikel itu menyatakan bahwa 90 % dari semua saham korporat di Amerika di kuasai hanya oleh 10% dari orang-orang
terlibat.

Tulisan ini menjelaskan bagaimana beberapa investor dalam kelompok 10% tadi menguasai 90% dari kekayaan yang ada dan kini anda juga bisa melakukan hal yang sama.

Dunia Ini Berumur 10 Tahun

Pada 11 Oktober 1998, Merril Lynch menayangkan sebuah iklan sehalaman penuh di beberapa Koran besar amerika, mengumumkan bahwa dunia baru berumur 10 tahun. Mengapa baru sepuluh tahun? Sebab baru sekitar sepuluh tahun Tembok Berlin diruntuhkan. Pembongkaran Tembok Berlin adalah peristiwa yang di gunakan oleh para sejarawan ekonomi untuk menandai akhir abad industry dan awal Abad informasi.

Sampai sebelum abad informasi, kebayakan orang harus menjadi investor dari luar. Sekarang, setelah dunia baru saja mencapai usia 10 tahun, semakin banyak orang berinvestasi dari dalam, bukan dari luar. Ketika para pakar menjawab, "mengapa Berintevasi dalam perusahaan internet anda sendiri?" yang mereka masudkan adalah "sekarang Abad Informasi, jadi mengapa tidak menjadi insider, dari pada outsider?"

TIGA ABAD

Di abad pertanian, si kaya adalah mereka yang memeliki kastil yang mengusai tanah-tanah pertanian yang subur dan luas. Orang-orang ini dikenal sebagai Raja-Raja dan para bangsawan. Andaikata anda tidak dilahirkan dalam kelompok ini anda adalah outder, dengan kemungkinan sangat kecil untuk menjadi insider. Dalil 90/10 mengendalikan kehidupan. Karena itu, 10% yang berkuasa ada disana karna perkawinan, keturunan, atau penaklukan; 90% yang lain adalah para petani yang menggarap ladang
mereka tapi tidak memiliki apa-apa.

Selama abad pertanian, andaikata anda menjadi orang dan pekerja keras, anda dihargai; gagasan tentang rajin diwariskan dari ayah ke anak. Begitu juga ketika si kaya pemalas mulai dibenci 90% rakyat bekerja untuk menghidupi 10% lainnya, yang Nampak tidak kerja sama sekali; gagasan itu juga diwariskan dari orang tua ke anak-anak. Ide-ide itu terus menjadi popular dan masih di wariskan dari generasi ke generasi, sampai sekarang.

Kemudian datang abad industry dan kekayaan bergeser dari tanah pertanian ke real estat. Peningkatan- peningkatan seperti pembagunan gedung-gudung, pabrik-pabrik, gudang-gudang, dan rumah-rumah hunian untuk para pekerja lebih diutamakan dari pada tanah. Tiba-tiba saja nilai pertanian anjlok sebab kekayaan bergeser kepada pemilik bangunan di atas tanahnya. Tiba-tiba saja nilai tanah pertanian yang subur menjadi rendah dari nilai tanah berbatu, dimana pertanian sulit dilakukan. Tanah berbatu
mendadak lebih berharga karena lebih murah dari pada tanah subur.

Tanah berbatu juga mampu menopang gedung-gedung tinggi, gedung pencakar lagit,
atau pabrik-pabrik, dan tanah seperti itu sering mengandung sumber-sumber seperti minyak, besi, dan tembaga yang menggerakkan abad industry. Setelah pergeseran jaman ini, kekayaan bersih para petani menurun drastis; untuk mempertahankan standar standar hidup, mereka harus berkerja lebih keras dan menggarap lahan lebih luas dari yang sudah-sudah.

Semasa abad industry inilah gagasan " pergilah ke sekolah supaya bisa mendapatkan pekerjaan " menjadi popular. Di abad pertanian, pendidikan formal tidak penting sebab provesi-provesi diwariskan dari orang tua ke anak; para tukang roti mengajar anak-anak mereka menjadi tukang roti, dan seterusnya. Menjelang ahir jaman ini gagasan tentang "sesuatu" pekerjaan, atau gagasan tentang satu pekerjaan untuk
sepanjang hidup, menjadi populer. Orang pergi ke sekolah, mendapat satu pekerjaan untuk seumur hidup, memanjat tangga korporat atau tangga serikat buruh, dan sewaktu pensiun perusahaan dan pemerintah mngurusi kebutuhan-kebutuhan nya.

Di abad industry, mereka yang bukan keturunan bangsawan bisa menjadi kaya dan berkuasa. Kisah-kisah gelandangan- menjadi-jutawan memacu orang-orang ambisius. Para wiraswasta berangkat dari modal dengkul dan menjadi milyader. Ketika Henry Ford memutuskan utuk memproduksi mobil secara masal, ia menemukan sepetak lahan berbatu dan ruman yang tidak dilirik oleh para petani didekat sebuah kota kecil bernama Detroit, dan lahirlah sebuah industri. Pada dasarnya keluarga ford menjadi bangsawan
baru, dan siapa pun disekitar mereka dan berbisnis dengan mereka juga menjadi bangsawan baru dan kaya. Nama-nama baru mulai menjadi bergengsi setinggi raja-raja dan ratu-ratu nama-nama seperti Rockefeller, StanFord, dan Carnigie. Orang-orang sering menghormati sekaligus mencemooh mereka karena kekayaan dan kekuasaan mereka yang sangat besar.

Meskipun demikian, di abad industry, sebagaimana di abad pertanian, hanya segelintir orang mengendalikan sebagian besar kekayaan yang ada. Dalil 90/10 tetap berlaku, sekalipun kali ini kelompok 10% Itu tidak ditentukan oleh keturunan, melainkan oleh tekad.

Dalil 90/10 berlaku karena dibutuhkan usaha keras dan koordinasi maupun banyak uang,
tenaga manusia, tanah, dan tenaga mesin untuk membagun dan mengendalikan kekayaan. Misalnya, untuk memulai perusahaan mobil atau minyak atau pertambangan masih dibutuhkan modal besar,dibutuhkan banyak uang,tanah luas, dan banyak orang pintar berpendidikan formal untuk membangun perusahaan seperti itu,selain itu,sebelum perusahaan bisa tinggal landas,orang masih membutuhkan bertahun tahun untuk mengurusi tetek bengek birokrasi-ïƒ misalnya studi dampak lingkungan,perjanjian parjanjian perdagangan, hukum hukum tenaga kerja, dan sebagainya. Diabad Industri,standar kehidupan meningkat bagi kebanyakan orang,tetapi control atas
kekayaan tetap ada ditangan segelintir orang.aturan aturan telah berubah.

Dalil 90/10 Telah Berubah

Ketika Tembok Berlin di robohkan dan World Wide Web (www) tegak berdiri, banyak aturan berubah. Salah satu aturan terpenting yang berubah adalah dalil 90/10. Sekalipun mungkin bahwa hanya 10% dari seluruh penduduk akan menguasai 90% dari seluruh uang yang ada, akses atau kesempatan untuk bergabung dalam kelompok 10% tadi telah berubah. World Wide Web telah mengubah harga yang harus di bayar untuk beragabung dengan kelompok 10% itu. Sekarang orang tidak perlu keturunan ningrat seperti di abad pertanian. Tidak di butuhkan modal raksasa, tanah luas, dan ribuan tenaga manusia untuk bergabung dengan kelompok 10 % ini. Harga tiket masuknya sekarang adalah ide, dan ide-ide itu gratis.

Di abad informasi, untuk menjadi kaya raya yang di butuhkan adalah informasi atau ide-ide. Karena itu adalah mungkin bagi individu-individu yang pada suatu tahun secara finansial tidak dikenal tetapi tahun berikutnya sudah masuk dalam daftar orang-orang terkaya di dunia. Orang-orang seperti itu sering jauh mengungguli orang-orang yang sukses besar di masa-masa sebelumnya. Mahasiswa-mahasiswa yang belum pernah bekerja sebagai milyader. Murid-murid smu akan mengungguli para
mahasiswa pesaing mereka.

Saya pernah membaca sebuah artikel yang menyatakan bahwa pada awal 1990-an "banyak warga Negara rusia mengeluh bahwa pemerintahan komunis karena kreatifitas mereka dibungkam. Sekarang setelah pemerintahan komunis berakhir, banyak warga Negara Rusia menyadari bahwa mereka teryata tidak punya kreativitas. '' Menurut saya,kita semua
mempunyai ide kreatif yang brilian dan unik, ide yang bisa di ubah menjadi suatu aset.

Aturan Telah Berubah

Dalam abad industry,Teori yang menjelaskan era itu adalah teori Einstein E = mc2

Dalam abad informasi, Teori yang menjelaskan era ini adalah teori dalil MOORE. Yang mengembangbiakkan ideology sekarang "BAHWA" Jumlah INFORMASI berlipat dua setiap delapan belas bulan. Dengan kata lain,UNTUK MENGIMBANGI PERUBAHAN,anda harus mempelajari kembali secara virtual segala sesuatunya setiap delapan belas bulan,JIKA ANDA TIDAK MAU KETINGGALAN.

Dalam abad industry dulu, Perubahan lebih lambat ,Apa yang anda pelajari saat pergi kesekolah berguna untuk jangka waktu yang lebih lama. Dalam abad informasi ini, Apa yang anda ketahui menjadi usang/kuno dengan sangat cepat,apa yang anda pelajari penting,tetapi tidak sepenting seperti seberapa cepat anda dapat belajar,berubah, dan
beradaptasi terhadap informasi baru. Dalam abad industry dulu, Majikan/pemerintah bertanggung jawab atas rencana pensiun anda.

Dalam abad informasi ini, Karyawan/andalah yang bertanggung jawab atas masa pensiun anda.Jika karyawan/anda kehabisan uang setelah umur 65 tahun itu adalah masalah anda bukan masalah perusahaan /pemerintah. Dalam abad industry dulu, Anda semakin berharga saat semakin tua. Orang menjadi karyawan/pegawai seumur hidup.

Dalam abad informasi ini, Anda semakin kurang berharga saat semakin tua.semakin banyak orang menjadi agen bebas sekarang ini. Dalam abad industry dulu,Anak yang pandai akan menjadi dokter dan pengacara.Mereka menghasilkan banyak uang, Dalam abad informasi ini, Orang yang banyak menghasilkan uang adalah para Bisnisman,Atlet, Artis,dan Musikus.Banyak dokter dan para professional lainnya memperoleh penghasilan yang lebih kecil dibandingkan yang mereka peroleh dalam Abad industry. Dalam abad industry dulu, Kita masih dapat mengandalkan pemerintah/ perusahaan menjamin kita jika kita dan keluarga mendapat masalah financial.

Dalam abad informasi ini,Kita mendengar semakin banyak politisi berjanji untuk menyelamatkan jaminana social.Namun seperti kita ketahui bersama bahwa ketika para politisi mulai membuat janji untuk menyelamatkan sesuatu,peluang-peluang yang mereka usulkan untuk diselamatkan sebenarnya telah hilang.

Ketika perubahan terjadi, ada keinginan kuat untuk melawan yang amat tipikal,Dalam beberapa tahun terakhir.ada banyak contoh orang yang mengenali peluang peluang yang muncul selama perubahan.

1.Bill Gates menjadi manusia terkaya didunia karena orang orang yang lebih tua di IBM gagal melihat pasar dan aturan yang berubah. Karena kegagalan eksekutif yang lebih tua untuk melihat perubahan perubahan itu, para investor di IBM kehilangan jutaan dollar.

2.Sekarang kita memiliki perusahaan perusahaan abad informasi yang dimulai oleh orang yang berusia duapuluh tahun,dengan membeli korporasi abad industry yang dijalankan oleh orang yang berumur empat puluh lima tahun.[AOL dan Time Warner adalah dua contohnya]

3.Sekarang kita memiliki orang berumur 20thn yang menjadi milyuner karena para eksekutif yang berumur 45 thn gagal melihat peluang yang dilihat orang berumur 20 thn.

4.Sekarang kita memiliki milyuner berumur 20 thn yang berhasil dengan usaha sendiri tanpa pernah memiliki sebuah pekerjaan,dan pada saat yang sama kita mempunyai orang orang berumur 45 thn yang mulai lagi,melatih kembali diri mereka untuk pekerjaan baru.

5.Dikatakan bahwa dalam waktu dekat,para individu akan on line dan menawar pekerjaan daripada melamar pekerjaan,dikatakan bahwa orang yang menginginkan pekerjaan lebih dari setahun [keterjaminan yang lebih besar] akan harus menerima uang sedikit demi keterjaminan itu.

6.Dari pada berharap untuk mendapatkan sebuah pekerjaan yang baik disebuah perusahaan besar,semakin banyak mahasiswa memulai bisnis mereka sendiri dikamar asrama/kos mereka.bahkan HARVARD UNIVERSITY mempunyai sebuah kantor khusus yang siap membantu mahasiswa untuk mengembangkan bisnis merekaïƒ Kelihatannya ini merupakan sebuah cara untuk membantu mereka membangun bisnis,tetapi kemungkinan besar hal ini lebih dimaksud sebagai sebuah rangsangan untuk mempertahankan agar mereka tetap sekolah.

7.Dan saat yang sama,separoh karyawan dari salah satu perusahaan terbesar diamerika memperoleh begitu sedkit sehingga mereka memenuhi syarat untuk mendapatkan kupon makan.Apa yang akan terjadi pada para karyawan itu ketika mereka terlalu tua untuk bekerja?.Apakah pendidikan mereka memadai?.

8.Pengajaran dirumah tidak lagi merupakan bentuk pendidikan alternative tambahan,Sekarang jumlah anak yang didik dirumah meningkat sampai 15% pertahun.

9.Semakin banyak orangtua mencari sistim pendidikan lain, mereka rela pontang-panting hanya untuk memindahkan anak mereka dari system pendidikan kuno yang tidak menyediakan kebutuhan anak-anak mereka. Semakin banyak orangtua menyadari bahwa pendidikan awal anak-anak mereka adalah sama pentingnya bagi perkembangan seorang anak seperti perguruan tinggi.

Perlu lingkungan pembelajaran intensif dan efektif dengan memanfaatkan teknik-teknik mengajar yang terbaru untuk memperbaiki nilai tes dan meningkatkan keyakinan diri si remaja.

10.Secara sederhana, abad informasi akan membawa perubahan ekonomi yang secara dramatis akan meningkatkan jurang antara yang kaya dan yang miskin. Bagi sebagian orang, perubahan itu akan menjadi berkah; bagi yang lain, itu akan menjadi kutuk; dan bagi yang lain lagi, perubahan tidak akan membawa perbedaan sama sekali "Ada orang yang membuat segala sesuatu terjadi; ada yang melihat segala sesuatu yang terjadi; dan ada yang mengatakan, `Apa yang terjadi ?' ".

Ok, kita kembali ke prinsip 20:80. Untuk menentukan 20% (yang utama) itu ada dimana, kita perlu mengumpulkan semua yang mungkin (100%).

Atau ringkasnya kuantitas dulu baru kualitas. So, Apa ide Anda? kumpulkan sebanyak mungkin, atau Anda kehabisan ide? Bukankan Anda punya teman-teman, punya Komunitas?

Followers